HIDUP ADALAH KOMPETISI

 CARA MEMBANGUN SIKAP KOMPETETIF

Hidup bak aliran sungai maka bangunlah jiwa yang kompetitif
Siap berkompetisi tuh dibutuhin banget di zaman yang serba cepat dan menggilas ini. Khususnya dalam dunia kerja.
Seperti kata pepatah ‘Di atas langit masih ada langit’ artinya saat kita sudah kelewat pede dan merasa puas dengan apa yang sudah kita capai saat ini, akan selalu ada yang lebih baik.
Analoginya gini, ikut lomba 17-an semisal makan kerupuk. Walau terlihat sepele dan hadiahnya juga paling cuma gelas cantik, apa iya rela ngalah? Bayangin kalau semua peserta gak mau menang dan males-malesan makan kerupuknya. Bakal gak seru itu lomba. 

Jikalau menengok KBBI, arti kompetisi menurut KBBI adalah: persaingan, pertandingan. Jika kompetisi adalah sebuah persaingan, maka dalam persaingan tentu kita harus melakukan sebuah upaya agar bisa bersaing dan menjadi juara dalam sebuah persaingan. Contohya, seorang perenang yang ingin menjuarai lomba renang di tingkat nasional. Apakah hanya dengan santai-santai dia akan memenangkan lomba renang tersebut? Tentu tidak, sang perenang  harus terus berlatih dan berlatih agar siap di medan persaingan. Urusan juara atau tidak, itu persoalan terakhir dalam sebuah persaingan. Yang terpenting adalah bagaimana sang perenang mengerahkan seluruh kemampuan, waktu, tenaga untuk meningkatkan skill renangnya. Sehingga, jika yang dimaksud kompetisi seperti itu, maka kompetitif -- yang merupakan kata sifat dari kompetisi -- bisa didefinisikan sifat bersaing. Dengan kata lain, ketika seseorang memiliki moral kompetitif berarti orang itu memiliki moral bersaing.

Sikap kompetitif dapat membantu kita untuk mencapai kesuksesan baik di bidang akademik, pekerjaan maupun kehidupan pribadi. Berikut ini akan dipaparkan langkah-langkah yang bisa digunakan seseorang untuk menjadi kompetitif dalam pekerjaan, tanpa menciptakan musuh dalam tempat kerja.
  1. Compete Against Yourself.
    Luangkan waktu sejenak untuk menilai apakah sampai saat ini, kita telah memberikan kerya terbaik kita pada suatu pekerjaan. Menurut Rachel Bite, seorang Kepala Officer di Jobvite, daripada berpikir untuk mengalahkan dan membanding-bandingkan diri dengan orang lain, lebih baik kita fokus kepada bagaimana caranya membangun diri untuk menjadi seseorang yang lebih baik.
  2. Remember: It’s Not About Winning, It’s About Doing Your Best.
    Dorongan untuk melakukan pekerjaan atau tantangan baru karena kesuksesan seseorang dapat menjadi salah satu faktor penyemangat untuk membantu kita menjadi lebih baik dalam pekerjaan.
  3. Use It To Help You Take Risks.
    Maksudnya adalah ketika melihat rekan kerja kita mengambil resiko yang kita masih ragu-ragu untuk mengambilnya, tetapi rekan kerja tersebut dapat menyelesaikannya dengan baik, maka gunakanlah hal tersebut sebagai motivasi untuk mulai berani melintasi garis/batasan yang kita miliki. Seperti yang dikatakan oleh Kathy Bloomgarden, seorang CEO Ruder Finn, untuk selalu siap membuat langkah berani dan menerima risiko. Oleh karena itu, terimalah tantangan tersebut.
  4. Use It To Get More Connections.
    Sebagai makhluk sosial, manusia tidak dapat melakukan segala sesuatu sendiri. Oleh karena itu, gunakanlah kesempatan-kesempatan yang ada untuk membuat koneksi, seperti menghadiri konferensi atau pameran-pameran. Mungkin dengan adanya koneksi ini dapat membantu baik dari sisi diri kita sendiri maupun sisi perusahaan.
  5. See How You’re Different From Your Competition.
    Dengan menemukan perbedaan diri kita dengan rekan kerja dan mencari tahu apa yang membuat diri kita diperlukan oleh perusahaan, maka kita dapat mengasah kemampuan yang tidak dimiliki rekan lain dan memberikan nilai lebih bagi perusahaan.
  6. Use Your Competitive Streak As A Chance To Learn.
    Dengan mengamati apa yang pernah dilakukan oleh pesaing, kita dapat belajar dan mencontoh hal-hal yang positif untuk memperbaiki diri sendiri.
  7. Use It As A Chance To Collab.
    Cobalah untuk melakukan kolaborasi dengan rekan kita pada suatu proyek perusahaan. Dengan begitu, baik diri kita maupun rekan kita dapat mendorong satu sama lain untuk meraih pribadi yang terbaik.

Baca Juga

>

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

Share This Article Now!!!